Spot Awan buatan menjadi tempat rekreasi paling mengasikan


FAKTA TERBARU - Kampung Talun kacang berlokasi di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Semarang akhir-akhir ini sering dikunjungi masyarakat.
Hal itu berawal saat Tumadi dan Tim pengembang RW, membuat spot foto yang diberi nama spot foto atas awan.

Pada awalnya, pihaknya membentuk tim beranggotakan enam orang yang diberi nama tim pengembang RW.
Tugas tim pengembang RW mencari potensi wilayah kampung Talunkacang.

Setelah mendapat ide, dibuatlah satu gubug wit (rumah pohon) dan spot foto di atas awan.
"Rencana awal, alas terbuatnya dari kaca. Semisal orang yang akan mengabadikan momen berdiri di atas kaca, kemudian difoto dari bawah, akan terlihat seperti di awan."

"Tapi mengingat dana kami kecil, dan tidak cukup kami berinisiatif dan bermusyawarah, akhirnya mengganti kaca dengan bambu," jelas Tumadi, sebagai pengelola spot foto, Kamis
Modal awal untuk pembuatan spot foto ini sekitar Rp 6 juta.
Ide spot foto ini ternyata berhasil. Sekarang semakin banyak orang yang berkunjung.


Pembukaan secara resmi lokasi spot foto ini untuk umum yaitu H+2 lebaran, atau kurang lebih sebulan lalu. Promo pertama kali via facebook dan Instagram."
"Kemudian, semakin hits dan dikenal karena pengunjung yang sudah ke sini pasti mengunggah ke akun sosial media mereka," ungkapnya.

Tarif yang dikenakan Rp 5.000 per orang dan diberi durasi waktu. Pembatasan itu karena pengunjung yang datang banyak dan menghindari antrean terlalu panjang.

"Durasi waktu ketika masih pagi dan belum terlalu ramai bisa sampai 10 menit. Tapi kalau sudah siang, pengunjung makin ramai, kami kasih durasi 5 menit.
Selain itu kami juga menyediakan properti foto, seperti gitar, boneka, topi, dll. Kami beri tarif Rp 5.000 untuk setiap penyewaan properti," ujarnya.


Tumadi menambahkan, pengunjung tidak hanya dari kota Semarang saja tapi ada yang dari Pati, Tegal, bahkan Jakarta.
"Sepuluh hari terakhir pengunjung sangat ramai. Untuk jam operasional buka tidak ditentukan, tapi kalau untuk jam tutup kami tentukan yaitu pukul 17.30 WIB."

"Karena, kalau sudah gelap, viewnya sudah tidak terlihat. Lain halnya kalau pagim datang pukul 06.00 WIB pun, tetap kami layani," tambahnya.
Harapannya, Kampung Talunkacang menjadi idola, dan menjadi kampung wisata yang handal.
Saat ini, hal yang dibutuhkan adalah pendekatan dengan masyarakat, supaya mau diajak memajukan TalunKacang.


Perlu ada kerjasama antara tim pengembang RW dan warga.
"Selain itu, tim pengembang RW melalui pembuatan ide spot foto ini ingin memberikan contoh warga kalau hal semacam ini bisa menghasilkan uang."
"Termasuk juga, ada efek positifnya untuk warga sekitar. Warung yang dulunya sepi, sekarang ramai. Selain itu, juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar."

"Jadi kami tidak perlu repot mencari tenaga kerja di luar, dari kampung sini juga masih banyak yang menganggur. Pada intinya paling penting ingin memajukan kampung Talunkacang ini," pungkasnya.
sumber : www.tribunews.com

http://www.poker757.com/?ref=poker757002

0 Response to "Spot Awan buatan menjadi tempat rekreasi paling mengasikan"

Posting Komentar

Kalau Ingin Berkomentar!!!
-Mohon berkomentar sesuai dengan topik
-Dilarang Nyepam
-Link Hidup Langsung Dihapus