Ahok Menolak Hadir Sebagai Saksi Memberatkan Di Sidang Buni Yani


LINTAS FAKTA - Ahok dijadwalkan untuk menjadi saksi di sidang Buni Yani hari ini. Jaksa Andi M Taufik mengungkapkan kehadiran Ahok telah diupayakan kejaksaan. Pihaknya telah mengirimkan surat agar Ahok yang saat ini ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua menjadi saksi di sidang Buni Yani.

Namun Ahok ternyata tidak bersedia memberikan kesaksian di sidang Buni Yani. Ahok sudah mengirim surat pemberitahuan kepada jaksa penuntut umum Kajari Depok. Padahal ini kesempatan bagi kita untuk melihat wajah Ahok setelah sekian lama.

“Sebenarnya kami sudah upayakan. Kami sudah ada surat dari Pak Ahok, beliau menyatakan ketidaksediannya hadir sebagai saksi,” kata JPU Andi

“Dari lapas (Mako Brimob) juga sudah ada surat tidak bisa hadir,” ujar Andi.

Kehadiran Ahok sebenarnya tidak begitu diperlukan. Bukti-bukti sudah cukup untuk menjerat Buni Yani. Mau mengelak seperti apapun, postingan Buni Yanilah yang menjadi sumber dari kasus Ahok. Jakarta menjadi ajang demo nomor togel yang akhirnya membuat putra terbaik bangsa masuk penjara karena video editan.

Meskipun Ahok dipastikan tidak akan hadir dalam sidang tersebut, Andi menegaskan pihaknya akan meminta majelis hakim untuk membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Ahok. Menurutnya, Ahok sudah disumpah saat memberikan keterangan tersebut.

Dengan kata lain BAP Ahok akan menjadi bahan yang dipakai untuk memberatkan kasus Buni Yani. Meski Ahok tidak hadir, dirinya secara tidak langsung juga menjadi saksi memberatkan bagi Buni Yani.


“Ketidakhadiran Pak Ahok nilainya sama seperti hadir karena sudah disumpah juga,” tuturnya.

Ahok, Korban Video Editan

Hukuman yang diterima Ahok memang sangat tidak adil. Dirinya tidak salah ngomong, tidak korupsi, tidak berbuat kejahatan tetapi tetap saja masuk penjara karena ucapannya diplintir lewat postingan Buni Yani.

Tentu saja Buni Yani juga harus mempertanggung jawabkan perbuatannya yang sudah membuat keresahan di masyarakat. Dirinya selalu ngeles dan merasa tidak bersalah, bahkan pernah menyatakan bahwa tidak masuk akal kalau dirinya dipenjara bila Ahok dipenjara.

“Pak Ahok sudah masuk penjara dan sudah berkekuatan hukum tetap, mau ngapain lagi saya masuk penjara. Berarti saya tidak melakukan fitnah dan Pak Ahok salah,” tandas Buni Yani.

Inilah logika super parah milik mantan dosen ini. Buni Yani bukan dituntut karena postingannya benar atau salah, TAPI KARENA postingannya membuat keresahan. Meski postingannya benar, Buni Yani tetap akan dipenjara. Yang dipermasalahkan adalah akibat dari postingan bukan kebenaran dari postingan.

Di sidang sendiri saksi sudah menyatakan bahwa yang membuat kegaduhan adalah postingan dari Buni Yani. Video berdurasi penuh tidak membuat kegaduhan sama sekali.

“Waktu itu nggak ada masalah di video yang (durasi) panjang. Yang banyak dikomentari malah itu video dan caption Buni Yani,” ujar Ucok, saksi yang dihadirkan jaksa.

“Karena bilang penistaan agama, jadi orang berpikir Pak Ahok penista agama. Menurut saya, Pak Ahok jadi ramai itu karena unggahan video Buni Yani, tadinya kan yang nonton juga biasa saja,” ucap Ucok.


Sebenarnya cukup disayangkan Ahok tidak hadir dalam sidang Buni Yani. Kita semua ingin melihat raut wajah Buni Yani setelah bertemu dengan Ahok yang hidupnya telah dirusak akibat video editan.

Hidup Buni Yani sendiri juga sudah susah. Dipecat dari jabatan dosen dan tidak didukung oleh tokoh-tokoh yang sudah ‘dibantu’ oleh postingannya. Coba, siapa orang yang mendukung Buni Yani? FPI aja sudah diam seribu bahasa. Anies-Sandi yang menang akibat Buni Yani juga tidak memberikan bantuan apapun.

Hukum ‘apa yang kau tanam akan kau tuai’ berlaku disini. Buni Yani sudah merusak citra Ahok yang sangat bersih, akibatnya ya hidupnya sendiri ikut rusak. Buni Yani harus dihukum secara setimpal! Jangan sampai penyebar postingan yang meresahkan bebas berkeliaran!




1 Response to "Ahok Menolak Hadir Sebagai Saksi Memberatkan Di Sidang Buni Yani"