Jawaban Susi Atas Pertanyaan Ini Menunjukkan Dia Hebat Meski Hanya Lulus SMP


LINTAS FAKTA
- Banyak yang menggunakan latar belakang pendidikan sebagai tolak ukur dalam menilai seseorang. Contohnya, orang yang menempuh pendidikan tinggi jauh lebih dipandang daripada yang tidak bersekolah. Paling jelas terlihat dalam dunia kerja, di mana mereka yang menempuh pendidikan di universitas diprioritaskan ketimbang yang hanya lulus SD-SMP-SMA.

Begitu juga dengan menteri kelautan Susi Pudjiastuti. Beliau awaln

ya sempat diragukan kemampuannya sebagai menteri karena, yah, cuma tamat SMP. Mungkin awalnya banyak yang bertanya, “Apakah tak ada lagi orang lain yang lebih mampu, sehingga harus memilih dia?” Saya juga teringat dengan berita saat Heath Ledger dijadikan cast untuk peran Joker di film The Dark Knight. Jangan salah, banyak yang skeptis dan ragu serta tak sedikit yang nyinyir. Nyatanya, akting dan penampilannya mind-blowing, dan spektakuler. Tanyalah maka 95 persen akan setuju dengan saya. Aktingnya turut menjadikan film ini wajib tonton.

Keraguan publik terhadap Bu Susi dibayar dengan sejumlah terobosan yang luar biasa. Pada tahun 2015, dia dinyatakan sebagai menteri favorit berdasarkan sejumlah survei, termasuk survei yang dirilis PoliticaWave. Meski hanya lulusan SMP, tapi kinerjanya dipandang sebagian besar masyarakat yang paling baik. Yang paling terkenal dari karakternya adalah kata “Tenggelamkan” yang banyak dijadikan meme kocak. Jadi kapal pencuri ikan yang bandel, nasibnya akan ditenggelamkan oleh Ibu garang ini.

Masih belum cukup? Pada Maret 2016 lalu dia juga sempat melakukan kunjungan ke Massachusetts, Amerika Serikat, dan menjadi pembicara di depan sedikitnya seratus mahasiswa dan pengajar dari berbagai negara di John F. Kennedy School for Governance (JFKSG), Harvard University, Cambridge, Massachusetts. Lulusan SMP menguliahi anak kuliahan? Mantap, bukan?

Dalam kuliah umum bertajuk Indonesia as A Maritime Axis: Challenges and Opportunities, dia bertekad memerangi illegal fishing yang merusak lingkungan sosial dan merugikan nelayan Tanah Air hingga Rp 260 triliun per tahun. Sepak terjangnya ini membuat dirinya populer dan disegani banyak tokoh dunia. Belum lama ini Leonardo DiCaprio memuji Susi yang berani mengamankan laut Indonesia dari IUU Fishing saat konferensi PBB. Direktur Jenderal Organisasi PBB untuk Pangan dan Pertanian FAO, Jose Graziano Da Silva, ikut memberikan pujiannya kepada Susi.

Baru-baru ini dia juga mengetwit tentang illegal fishing. Dari sini kita bisa lihat tidak menempuh pendidikan tinggi bukan berarti kalah dengan orang yang berpendidikan tinggi. Berikut adalah twitnya (direvisi sedikit biar mudah bacanya).

Ilegal Fishing tidak akan pernah berhenti total; pencuri selalu mencoba kembali. Bodoh kita kalau berpikir sudah selesai dg pencuri ikan. Di mana pencuri ikan mau berhenti? Kalau itu satu-satunya jalan untk dapat ikan, karena di negaranya sendiri sudah habis karena overfishing… Pengelolaan perikanan sd batas EEZ itu adalah wilayah Kedaulatan Negara yg diakui oleh dunia International. Jadi pengambilan di dalam wilayah EEZ itu pencurian… Selama ikan masih diwilayah Kedaulatan, yang ambil ikan saya tangkap dan tenggelamkan. Kalau tidak mau ditenggelamkan, tunggu saja di negara masing-masing.

Lalu ada seorang yang bertanya kucingnya suka curi ikan dan meminta tolong agar ditenggelamkan. Jawaban dari Bu Susi adalah, “Kucing kesayangan nabi muhammad. Saya juga suka kucing. Kita harus kasih kucing cukup makan supaya kucing tidak curi ikan.”

Cara menjawab seperti itu, kalau mau jujur, sama sekali tak ada hubungannya dengan setinggi apa pendidikan di sekolah. Ini berkaitan dengan pengalaman serta kebijaksanaan yang diperoleh dari proses yang tidak didapatkan di lingkungan sekolah. Dia adalah satu-satunya pejabat dalam pemerintahan Jokowi yang pernah duduk di bangku kuliah. Pernah lanjut ke SMA di Jawa Tengah, tapi memilih DO saat kelas 2. Dirinya juga sempat tak percaya diangkat sebagai menteri oleh Jokowi. Sampai-sampai dia bertanya apakah Jokowi gila. Jokowi menjawab memang dia butuh orang gila seperti Susi. Dan ternyata Jokowi tak salah pilih. It’s the best choice, best value.

Oang yang tidak berpendidikan tinggi tidak boleh selalu dimaknai lebih rendah daripada mereka yang berpendidikan tinggi. Sudah banyak contohnya kok. Yang berpendidikan tinggi tapi pola pikirnya seperti anak-anak, perilakunya bikin mual. Sudah banyak orang sukses tanpa pendidikan memadai (bukan berarti pendidikan tidak penting), Bu Susi adalah salah satunya, prestasinya sebagai menteri mentereng pula.



0 Response to "Jawaban Susi Atas Pertanyaan Ini Menunjukkan Dia Hebat Meski Hanya Lulus SMP"

Posting Komentar

Kalau Ingin Berkomentar!!!
-Mohon berkomentar sesuai dengan topik
-Dilarang Nyepam
-Link Hidup Langsung Dihapus