AKU MENGGUGATMU ATAS NAMA MEREKA, By : Herry Tjahjono, Rakyat NKRI.


FAKTA TERBARU
Negeri ini bukan hanya menyakiti seorang anak bangsa terbaiknya saat ini - yang dinistakan begitu rupa - tapi juga menyakiti istrinya. Veronica Tan, perempuan perkasa yang juga istri anak bangsa terbaik bernama Ahok itu menangis - bukan untuk dendam dan kebencian.

Ya, bukan untuk dendam atau kehencian - sebab dia pasti sehati dengan suaminya yang sudah 'mewakafkan' dirinya untuk bangsanya. Dia juga pasti sehati dengan suaminya yang mencabut pengajuan bandingnya 'demi kepentingan berbangsa dan bernegara'.

Ya, bukan untuk dendam dan kebencian, sebab Tuhannya tak pernah mengajarkan dua hal yang buruk dan jahat itu.

Bukan !

Suaminya sudah belajar menerima dan mengampuni. Luarbiasa bukan ? Tapi kenapa perempuan itu masih menangis ketika membacakan surat suaminya ? Padahal selama ini dia nampak tegar. Ya, karena dialah yang paling paham bagaimana perjuangan dan pengorbanan suaminya untuk bangsa ini. Dia yang lebih dulu sedih ketika karya perjuangan suaminya dicampakkan bak keset di lantai.

Tangis itu bukan hanya untuk suaminya, tapi terutama untuk bangsa dan negerinya yang sakit - sebab sudah kehilangan nilai-niiai kemanusiaan terhalus dan termulia.

Selebihnya dia menangis karena dirinya hanya perempuan biasa. Istri yang baik dan selalu bersama suaminya. Istri mana yang tak ikut merasa sakit ketika suaminya dicubit ? Ibu mana yang tak meneteskan air mata ketika mengingat pertanyaan putra bungsunya : 'Papa pulang atau nggak ?'

Dia hanya perempuan biasa yang mencintai suaminya secara luarbiasa. Itu sebabnya dia tetap menangis. Perempuan itu hanya ingin bertanya melalui air matanya yang menetes : " Negeriku tercinta, di manakah engkau ketika kami membutuhkanmu ?"

Mungkin mereka sudah belajar untuk menerima semuanya. Tapi aku, sesama anak bangsa - ingin menggugatmu atas nama mereka. Akupun tak peduli mereka mau atau tidak. Aku hanya ingin menggugatmu, justru karena aku mencintaimu - negeriku.

Wahai negeriku tercinta, negeri atau negara yang katanya beragama - aku menggugatmu atas nama mereka. Kenapa engkau menyakiti anak-anak bangsamu yang baik dan tak semestinya meneteskan air mata kepedihan.

Bangsaku tercinta, tak tahukah kau bahwa ada tiga anak yang meneteskan air matanya melihat sang ibu menangis sedih di layar kaca ? Tak pahamkah kau bahwa telah kau goreskan luka pada sebuah keluarga yang selama ini mencintaimu dengan tulus ?

Kenapa anak-anak bangsamu itu sampai bertanya dalam duka terdalamnya : "wahai negeriku tercinta, di manakah engkau ketika kami membutuhkanmu ?

Wahai negeriku, aku menggugatmu atas nama mereka - kenapa kau kucurkan air mata keluarga sebaik itu ?

Wahai para srigala politik dan ular biludak hukum - aku menggugatmu atas nama mereka - kenapa kalian tertawa menyeringai di atas air mata perempuan semulia itu ?

Aku menggugatmu, meski mungkin kalian sudah tuli. Kalian bukan hanya meneteskan air mata Veronica Tan, kalian juga meneteskan air mata ibu pertiwi.

Sungguh aku menggugatmu, menggugat kalian ! Aku tak bisa menggugat langit, sebab langitpun telah runtuh.

Ahok, Vero, kalian tak pernah sendirian.



0 Response to "AKU MENGGUGATMU ATAS NAMA MEREKA, By : Herry Tjahjono, Rakyat NKRI."

Posting Komentar

Kalau Ingin Berkomentar!!!
-Mohon berkomentar sesuai dengan topik
-Dilarang Nyepam
-Link Hidup Langsung Dihapus