PREVIEW Serie A Italia : Inter Milan - AC Milan


FAKTA TERBARU - Sedang jalani tren berbeda, Inter dan Milan akan berduel untuk mempertaruhkan peluang meraih tiket ke Eropa musim depan. Siapa penguasa kota Milan?

Hanya sekitar 48 jam sebelum pertandingan derby della Madonnina, AC Milan menuntaskan proses akuisisi saham mayoritas klub dari Fininvest (perusahaan milik Silvio Berlusconi) ke Rossoneri Sport Lux (miliki konsorsium asal Tiongkok), sehingga mereka resmi mengikuti langkah Inter Milan yang melepas saham mayoritas ke konsorsium Tiongkok Juni silam.


Dan mungkin kebetulan dengan kedua pemilik klub berasa dari Tiongkok, pertandingan ini akan digelar lebih 'pagi' dari biasanya demi fans dari Asia. Untuk pertama kali dalam sejarah pertemuan antara Inter dan Milan di Serie A akan dilangsungkan saat makan siang waktu setempat, atau pada awal malam hari di wilayah Asia.

Inter dan Milan menjalani tren yang bertolak belakang jelang derby, Nerazzurri yang bertindak sebagai tuan rumah sedang melalui periode buruk. Untuk pertama kali sejak Stefano Pioli datang ke Giuseppe Meazza, Inter menderita dua kekalahan beruntun di Serie A Italia - dan bahkan gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir.

Namun, fans Inter bisa sedikit lega karena Roberto Gagliardini sudah bisa ditampilkan untuk pertandingan nanti, sebab absennya gelandang muda Italia itu bisa disebut sebagai salah satu alasan limbungnya performa klub dalam dua laga sebelumnya.

Saat menjamu Sampdoria, Gagliardini harus ditarik keluar saat jeda karena cidera, saat itu Inter tengah unggul satu gol, namun Sampdoria mampu melawan di paruh kedua dan berbalik menang. Kemudian, saat bertandang ke markas Crotone, Gagliardini sepenuhnya absen dan Inter tampak tidak bisa mengeluarkan performa terbaik sehingga tumbang 2-1.

SIMAK JUGA"Proses Penjualan Milan Akhirnya Tuntas"


Menghadapi Milan, dengan skuat terbaik tersedia untuk diturunkan, Pioli menegaskan timnya tidak boleh mengulang performa buruk seperti pertandingan-pertandingan tersebut.

“Itu penurunan yang tidak saya harapkan,” kata Pioli. “Hal terpenting adalah menemukan di mana kesalahan kami dan memastikan itu tidak terjadi lagi.

“Kami melakukannya selama pertandingan melawan Crotone untuk menghindari agar ini tidak terjadi lagi. Kami telah menunjukkan, kami adalah sebuah tim dan kami memilikinya dalam diri kami. Kami membiarkan hal itu pergi, tapi kami harus memproduksinya lagi."

Sementara itu, Rossoneri yang naik turun mulai menunjukkan tren peningkatan dengan hanya kalah satu kali (melawan Juventus) dalam sembilan partai terakhir sehingga sukses menggusur rival sekota dari enam besar klasemen sementara Serie A untuk memperlebar peluang mentas di Eropa musim depan.

Skuat asuhan Vincenzo Montella juga mendapat angin segar dengan kembalinya Suso ke lini depan tim. Pemain asal Spanyol itu telah pulih dari cidera dan langsung menunjukkan kehebatannya dengan mencetak satu gol dan satu assist untuk mengantar tim pesta gol ke gawang Palermo. Ia akan kembali menjadi ancaman terbesar bagi pertahanan Inter mengingat Suso memborong dua gol dalam derby pertama musim ini yang berakhir sama kuat 2-2.

Bagaimanapun juga, Suso menegaskan tidak akan meremehkan Inter meski lawan mereka itu sedang dilanda krisis. "Dalam pertandingan besar dan sarat sejarah seperti ini, saya tak berpikir ada tim yang layak diunggulkan," ungkap Suso, seperti dikutip La Gazzetta Dello Sport.

"Saya yakin Inter akan tampil mati-matian sejak awal karena mereka sangat berhasrat menang. Mereka datang dengan kecewaan yang besar usai dikalahkan Crotone. Kami hanya perlu untuk fokus pada diri sendiri. Kami haram mengulang kesalahan di pertemuan sebelumnya. Kami tak boleh bertahan terlampau dalam ketika sudah unggul."

Selain Suso, Milan juga semakin optimistis dengan performa impresif yang ditampilkan oleh Carlos Bacca dan Gerard Deulofeu, bahkan nama terakhir mengundang minat dari raksasa Spanyol, Barcelona.

Laga detby ini akan menjadi derby Milan yang ke-167 di Serie A, dengan Inter masih unggul lewat 61 kemenangan atas Milan yang mengoleksi 51 hasil sempurna, sementara 53 laga lain berakhir sama kuat.

Inter dan Milan akan dipaksa untuk mengeluarkan performa terbaik mereka di Meazza Sabtu nanti (15/4) karena selain mempertaruhkan gengsi, laga nanti juga akan menjadi pertaruhan untuk tiket ke Eropa musim depan.

Prakiraan Susunan Pemain

INTER: Handanovic, D'Ambrosio, Medel, Miranda, Ansaldi, Kondogbia, Banega, Gagliardini, Icardi, Perisic, Candreva

MILAN: Donnarumma; Calabria, Paletta, Romagnoli, De Sciglio; Kucka, Sosa, Fernandez; Suso, Bacca, Deulofeu.


0 Response to "PREVIEW Serie A Italia : Inter Milan - AC Milan"

Posting Komentar

Kalau Ingin Berkomentar!!!
-Mohon berkomentar sesuai dengan topik
-Dilarang Nyepam
-Link Hidup Langsung Dihapus